Sejarah Lahirnya Theodare Anak Maria Sharapova

 

Theodare anak Maria Sharapova astronot pertama di dunia pencipta Teknologi 

Theodare adalah anak kandung Maria Sharapova. Kelahiran Aguero pada tanggal 2 Appril Tahun 1984. Jika dirujuk sumber dari Wikipedia maka Theodare tidak ditemukan data lebih mendetail. Sebab Wikipedia bukan suatu platform sumber pedoman keakuratan sebuah informasi.

Seperti diketahui, sejak tahun 1984, atau sekitar tahun tersebut Theodare hidup di hutan Aguero saat dunia masih gelap gulita Maya pada. Dimana orang orang masih menggunakan pelita sebagai sumber cahaya kehidupan.

Theodare, dipindahkan Ibunya ke Rusia pada tahun 1990. Dimana hutan rimba Aguero sudah dipenuhi dengan ular. Sebelumnya, Theodare dihidupkan di pegunungan Aguero dalam keadaan sehat walafiat.

Theodare disusui Ibunya dalam sebuah surau bawah tanah milik seorang pendeta bernama Abu Uskup atau dikenal dengan Paus Fransiskus. Abang daripada Paus Leo. Disitulah hidup Theodare sebelum dia menciptakan teknologi.

Di bawah sebuah ruang bawah tanah atau sebuah rumah bawah tanah, tempat dimana Abu Uskup beristirahat sebagai petani, disitulah Theodare dibesarkan dan disusui oleh Maria Sharapova, sebagai Ibunya.

Terlepas dari kisah hidup kelahiran Theodare. Maria Sharapova bukan sengaja melahirkan anaknya di dalam ruang bawah Aguero itu. Tapi Maria Sharapova kecelakaan saat ia memacu kuda jatuh dalam kubangan kerbau dan membuat ia terpental ke dalam rimbun pepohonan.

Kemudian, Maria Sharapova merasakan perutnya perih. Maria Sharapova menangis meminta pertolongan, sayangnya Aguero itu bukan sebuah jalur akses, tapi Maria Sharapova telah salah dengan jalur alternatif, maka maut menjemput Maria Sharapova.

Terdapat sebuah gurau pemujaan, lantas Maria Sharapova masuk ke dalam batu dipahat itu. Seperti sebuah bunker dia menarik nafas dalam dalam dan mempertahankan rasa sakitnya. Akhirnya Maria Sharapova pun pendarahan.

Dia bercakap cakap Dengan janinnya dalam kandungan, "sabar ya nak, sebentar lagi kita sampai ke rumah," katanya. Tapi, tak lama kemudian tak ada pertolongan bagi Maria Sharapova, akhirnya dia pun melahirkan bayinya.

Dia mengambil pisau di pelana kuda. Membakar unggun api dari percikan batu bara dan melihat anaknya. Bayi mungil yang manis dengan tubuh gemulai nan rupawan berwarna pink. Maria Sharapova tersenyum haru bahwa ia telah melahirkan anaknya.

Sayangnya, tali Ari Ari dari rahim Maria Sharapova tak terjahit. Pisau telah menjamah tali pusar Maria Sharapova dengan begitu sadis dan kejam. Pisau itu tidak bersahabat dengan Maria Sharapova, sehingga Maria Sharapova melupakan cintanya.

Cinta Maria Sharapova sudah melambung ke dalam pelukan kasih suci seorang Theodare. Sangking cintanya Maria Sharapova pada bayinya itu, membuat ia lupa diri. Dan pendarahan terus mengalir dalam stigmasi rahimnya.

Maria Sharapova bergegas memacu kuda. Dan sampailah ia ke Haluyek Rusia. Rumah dimana Maria Sharapova pernah menetap tinggal selama berada dengan Ibunya, Selena dan Mr. Yuri wasit yang selalu lupa peluit. Itulah sepenggal kisah kelahiran anak Maria Sharapova.

Kemudian Maria Sharapova pindah ke Haluwek. Sebuah kampung pedesaan di Provinsi Moscow. Dia hidup bersama anaknya selama menyusui. Maria Sharapova merasa perih dan selalu sakit jika setiap menyusui Theodare. Lantaran ia kehilangan Jatin daripada rahimnya.

Kemudian, Maria Sharapova menceritakan pada Ibunya ihwal kejadian peristiwa kelahiran Theodare. Ibunya pun memindahkan Maria Sharapova ke sebuah rumah sakit pengasingan untuk berobat di Nyagan. Ditemani dua wanita Bidan dari Chechnya dan Norwegia.

Setiap hari kedua bidan itu, bergonta ganti saling mengisi kekosongan dan waktu untuk mengobati vagina Maria Sharapova, rahim dan perutnya yang selalu merasa perih saat menyusui Theodare. Ternyata perut Maria Sharapova terjadi kejanggalan petiam dalam amam kandung kemih miliknya.

Maria Sharapova pun memutuskan untuk menetap tinggal di Nyagan, sebuah rumah sakit pengasingan. Rumah sakit dihidupkan dengan cahaya payelon. Cahaya payelon dapat menerangkan rumah sakit berupa pembakaran debu pulkamik.

Sehingga cahaya debu vulkamik dapat menjadi sumber kehidupan bagi Maria Sharapova dan anaknya di rumah sakit itu. Nyagan menjadi sejarah paling penting bagi kehidupan seorang Theodare.

Salah, jika selama ini kita melihat di Instagram dan merujuk sumber di Wikipedia atau di google mencatat bahwa Theodare adalah anak Maria Sharapova kelahiran tahun 2022.

Maria Sharapova melahirkan anaknya bernama Theodare pada tahun 1980an. Sebelum dunia ini diciptakan dengan kecanggihan teknologi. Theodare_lah yang menciptakan teknologi sebagai basic perubahan dunia.

Bagaimana cerita itu terjadi? Sebuah tanda tanya besar di otak peneliti atau para ahli riset tentang alam. Atau teknologi. Theodare menjawab bahwa asal mula perubahan dunia di tangannya adalah berkat ia menemukan cahaya di luar angkasa.

Saat usia Theodare diperkirakan sekitar lima tahun, dia menciptakan sebuah alat plusit seperti tas. Tasa itu mirip teng semprot dan kemudian dia memasukkan tanah karbon dioksida ke dalam tong tersebut. Lalu membakarnya, diledakkan diletuskan lalu  jauh diterbangkan ke angkasa. Begitulah awal mula asal Astronot.

Perbuatan Theodare sangat merusak dan mengganggu. Bahkan hampir setiap hari dia mencari tanah upa dari batu bara menciptakan sumber untuk bahan bakar yang dapat membuatnya terbang jauh ke luar angkasa layaknya seorang astronot sekarang.

Disitulah awal mula terjadinya perubahan dunia. Logikanya, Theodare kemudian merubah alat terbang lebih konkret dan variabel dengan arus dan gas. Bahkan dengan berbagai macam metodelogi. Hingga sampai sekarang menjadi sebuah university penting untuk para Astronomi.

#Astronot


Komentar

Postingan populer dari blog ini

The story of Isabeau Musk being born into this World| PART 1

Cara Cepat Monetisasi Tiktok

Out of Space Touring with Mom and Dad| PART 6